Pages

Labels

8/2/12

Membedakan Lafal, Tekanan, Intonasi, dan Jeda yang Baku dan yang Tidak Baku + Video Tentang Lafal

Digital Online Class - Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak akan lepas dari  kegiatan menyimak. Apakah yang kamu simak sudah tepat? Bagaimana dengan lafal,tekanan, intonasi, dan jeda yang kamu simak? Setelah pembelajaran ini, kamu mampu membedakan semua itu.

LAFAL
Cara seseorang atau sekelompok orang mengucapkan bunyi bahasa disebut lafal atau pelafalan.

Lafal bercermin dalam bahasa lisan. Keberadaan lafal dipengaruhi oleh perbedaan konsonan dan vokal.

misal:

  1. tepat berbeda dengan cepat
  2. bapak berbeda dengan kapak
TEKANAN

Keras atau lunaknya bunyi ketika orang menyuarakan bunyi bahasa.

Dalam bahasa tulis, tekanan ditandai dengan garis bawah atau cetak miring, sedangkan bahasa lisan tekanan dapat dicermati dan berpengaruh pada perubahan makna.

misal: Saya membaca buku Bahasa Indonesia.

pada kalimat di atas yang ditekankan adalah kata "saya". kalimatnya mengandung pengertian bahwa pelaku yang membaca buku adalah saya, bukan yang lainnya.

INTONASI
Lagu kalimat. Intonasi berisi rangkaian bunyi; keras lemahnya, tinggi rendahnya, dan cepat lambatnya bunyi bahasa.

misal: 

  1. Apa maksudnya?
  2. Kita harus rajin belajar.
  3. Tutup pintunya!
  4. "Besok pagi tugas ini harus selesai," kata kakak
Dengan memperhatikan lagu kalimat, kita dapat menentukan intonasinya sebagai berikut:
  1. naik
  2. datar
  3. naik
  4. turun
JEDA

Hentian sesaat dalam ujaran disebut jeda. Jeda ini berfungsi membedakan makna.
misal:

  1. Kata adik, Ibu Ani guru yang baik.
  2. kata adik ibu, Ani guru yang baik
Kalimat   
  1. yang berkata Adik, yang pandai ibu Ani
  2. yang berkata Ibu, yang pandai Ani
Langkah-langkah menyimak efektif:
  1. semaklah wacana yang disajikan
  2. buatlah catatan spesifik
  3. cocokkan catatan
  4. simpulkan
  5. ungkapkan kembali
Fungsi ragam baku
  1. Pemersatu
  2. Pemberi kekhasan
  3. Pembawa kewibawaan
  4. Kerangka acuan
Ciri ragam bahasa baku:
  1. tidak dipengaruhi bahasa asing/ daerah
  2. bukan merupakan ragam percakapan
  3. pemakaian imbuhan yang tepat
  4. tidak rancu/ tidak mengandung hiperkorek

contoh:

baku
tidak baku
dengan
mengapa
karier
syahdu
    sama
    ngapa
    karir
    sahdu


















0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Guest Comment